(Vibiznews-Forex) – Posisi kurs euro dalam pair EURUSD bergerak rebound dari posisi penutupan negatif sebelumnya pada perdagangan forex hari Jumat (3/4/2026) di tengah liburnya pasar keuangan Eropa Good Friday.
Secara mingguan posisi euro lebih kuat dari pekan sebelumnya yang kontraksi, data PMI untuk aktivitas manufaktur yang positif dan kenaikan inflasi secara moderat awal pekan ini telah memberikan dukungan bagi Euro.
Posisi euro sebelumnya bergejolak oleh buruknya sentimen global yang menekan aset risiko setelah diberitakan Trump akan mengambil langkah-langkah yang lebih agresif, termasuk kemungkinan serangan terhadap pembangkit listrik, selama dua hingga tiga minggu ke depan.
Sementara itu sentimen positif masih kuat oleh proyeksi investor sekarang akan tiga kenaikan suku bunga pada tahun 2026, meningkat dari dua kenaikan yang diperkirakan kemarin.
Secara teknikal pair EURUSD meluncur terus hingga menembus support kuat dan menurut analis Vibiz Research Center pasangan EURUSD berpotensi turun menembus posisi support lanjutan.
Kini pair berada di posisi 1.1544 yang naik ke posisi pembukaan 1.1574 dan jika tembus akan lanjut ke posisi resisten kuatnya di R1.
Namun jika tidak berhasil menembus posisi di 1.1564 akan memantul kembali dan tertekan turun menuju posisi 1.1528 dan jika tembus akan meluncur terus ke support kuatnya di S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 1.1690 | 1.1647 | 1.1592 | 1.1550 | 1.1492 | 1.1453 | 1.1398 |



