(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Rabu sore ini (6/5), terpantau menguat 35,361 poin (0,50%) ke level 7.092,467 setelah dibuka naik ke level 7.086.856.
IHSG bergerak rally di hari ketiganya melanjutkan rebound, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat dengan Kospi kembali mencetak rekor barunya, di tengah turunnya harga minyak mentah dunia oleh agak meredanya tensi konflik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan membukukan rekor.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,23% atau 40 poin ke level Rp 17.380, dengan dollar AS di pasar uang Eropa beranjak turun setelah mendatar di sesi global sebelumnya; terkoreksi dari rally di tengah turunnya harga minyak dunia setelah AS mengindikasikan semakin dekatnya deal pembicaraan dengan Iran.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.420, serta terpantau rebound dari level rekor terlemahnya kemarin.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 29,234 poin (0,41%) ke level 7.086.856. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,480 poin (0,51%) ke level 685,060. Siang ini IHSG menguat 45,616 poin (0,65%) ke level 7.102,722. Sementara LQ45 terlihat naik 0,28% atau 1,910 poin ke level 683,490.
IHSG kemudian bergerak menurun terbatas dan ditutup menguat 35,361 poin (0,50%) ke level 7.092,467. Sementara LQ45 terlihat naik 0,17% atau 1,180 poin ke level 682,760. Tercatat saat ini sebanyak 341 saham naik, 290 saham turun dan 186 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau menguat, di antaranya Kospi yang melaju 6,45%, dan Hang Seng yang naik 1,22%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini positif melanjutkan rebound di hari ketiganya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya menguat dengan Kospi mencetak rekor barunya, di tengah turunnya harga minyak mentah dunia oleh agak meredanya tensi Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir membukukan rekor.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan lebih konsolidatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.230 dan 7.578. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,838 dan bila tembus ke level 6,745.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



