Nikkei Cetak Rekor Terbaru dan Sempat Tembus 70000 Pertamakalinya Setelah Pengumuman BOJ

111
Tokyo Stock Exchange - Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) – Rally saham di bursa Jepang menyusut pada perdagangan hari Selasa (16/06/2026) setelah bank sentral Jepang (BOJ) menaikkan suku bunga ke tertinggi sejak September 1995.

Meskipun rally tertahan, indeks harian Nikkei ditutup pada posisi rekor tertinggi baru dan sempat menembus posisi 70000 pertamakalinya sesaat BOJ umumkan kenaikan suku bunga  25 basis poin menjadi 1%.

Menurut analis Vibizn Research Center,  penegasan BOJ bahwa kondisi keuangan di Jepang akan tetap akomodatif berhasil meredakan ketakutan investor, sehingga pasar melihat kenaikan suku bunga ini sebagai tanda valid bahwa perekonomian Jepang sudah cukup kuat untuk mandiri dari era stimulus ekstrem.

Investor juga memantau perkembangan geopolitik di tengah ekspektasi bahwa AS dan Iran akan menandatangani perjanjian perdamaian di Swiss pada hari Jumat, sebuah langkah yang dapat menyebabkan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Indeks harian Nikkei naik 0,13% dan ditutup pada 69.404 , namun untuk indeks Topix  turun 0,21% menjadi 3.991,14.

Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan September 2026 turun 0,04% pada posisi 69370.

Secara sektoral, saham-saham teknologi memimpin kenaikan, dengan kinerja yang kuat dari Kioxia Holdings (5%), Taiyo Yuden (5,3%), Murata Manufacturing (5,4%), Advantest (3,1%), dan Fujikura (8,5%).