IHSG Rabu Siang Terkoreksi 0,8% ke Level 6.202; Konsolidasi setelah Rally Kuat

111
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (17/6), terpantau melemah 52,497 poin (0,84%) ke level 6.202,469 setelah dibuka naik ke level 6.321.961.

IHSG bergerak terkoreksi dari sekitar hampir 4 minggu tertingginya dalam konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat di antara turunnya harga minyak mentah dunia oleh rencana kesepakatan Amerika-Iran pada Jumat nanti, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan mixed.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,28% atau 50 poin ke level Rp 17.745, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun terbatas setelah melemah di sesi global sebelumnya; sekitar 1,5 minggu terendahnya menjelang rilis suku bunga the Fed serta meredanya tensi geopolitik yang mengurangi permintaan dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.695, serta terpantau terkoreksi dari rally posisi 3 minggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 66,995 poin (1,07%) ke level 6.321.961. Sedangkan indeks LQ45 naik 5,460 poin (0,87%) ke level 630,140. Siang ini IHSG melemah 52,497 poin (0,84%) ke level 6.202,469. Sementara LQ45 terlihat turun 0,15% atau 0,950 poin ke level 632,730.

Tercatat saat ini sebanyak 275 saham naik, 394 saham turun dan 144 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,52%, dan Hang Seng yang turun 0,37%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi dari rally sebelumnya dalam konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat di antara turunnya harga minyak mentah dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir mixed.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidasi terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,677 dan bila tembus ke level 5,371.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group