(Vibiznews – Commodity) – Harga emas global bergerak rebound hingga pada perdagangan komoditas sesi Eropa hari Senin (22/6/2026), setelah merosot selama 3 sesi berturut.
Harga emas memulihkan sebagian kerugian dari sesi-sesi sebelumnya karena harga minyak turun lebih lanjut menyusul laporan bahwa AS dan Iran telah menyepakati peta jalan menuju kesepakatan perdamaian akhir dalam waktu 60 hari.
Perkembangan ini membantu meredakan kekhawatiran pasar setelah kedua pihak baru-baru ini saling melontarkan ancaman terkait konflik di Lebanon, dengan Teheran mengklaim telah kembali menutup Selat Hormuz.
Namun, jutaan barel minyak mentah terus melewati jalur air tersebut selama akhir pekan, sementara produsen Teluk Persia bersiap untuk meningkatkan produksi.
Investor juga menantikan rilis indeks harga PCE AS minggu ini, ukuran inflasi pilihan Federal Reserve.
Pekan lalu, Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi mempertahankan sikap yang lebih agresif. Sembilan dari 19 pembuat kebijakan Fed sekarang memproyeksikan setidaknya satu kenaikan suku bunga tahun ini, dengan pasar semakin bertaruh pada kenaikan suku bunga paling cepat pada bulan September.
Harga emas spot pada sesi perdagangan Eropa terkini melonjak 1,13% ke $4198,44, namun untuk harga emas comex kontrak bulan Agustus 2026 bergerak negatif yang turun 0,52% ke $4220,50.
Secara teknikal, pergerakan emas hari ini cenderung berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan menguji area batas atas setelah menembus resisten kuat hariannya.
Untuk pergerakan selanjutnya, kini konsolidasi di posisi $4198,86 yang berupaya naik menuju posisi R1. Dan jika tembus akan menguji atas posisi tertinggi harian di 4220,50.
Namun jika harga tertahan terus di bawah $4220 berpotensi berbalik arah dan turun kembali ke $4136,40 jika tembus meluncur ke kisaran S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 4294,81 | 4353,93 | 4203,37 | 4162,50 | 4111,93 | 4071,05 | 4020,50 |








