(Vibiznews – Index) Bursa saham Hong Kong ditutup menguat pada perdagangan hari Selasa, 28 Juli 2026, berhasil melawan arus kejatuhan bursa regional berkat dukungan sejumlah sentimen positif domestik.
Indeks Hang Seng ditutup naik 0,41% atau bertambah 103,67 poin untuk mengakhiri perdagangan di level 25.310,85. Sepanjang sesi hari ini, indeks dibuka pada posisi 25.271,95, kemudian bergerak fluktuatif dengan menyentuh level terendah harian di 25.069,85, hingga sanggup melesat mencapai level tertinggi di 25.440,68.
Ketangguhan bursa Hong Kong hari ini sangat menonjol di tengah tekanan pasar Asia. Berbeda dengan bursa KOSPI Korea Selatan dan Nikkei 225 Jepang yang hancur lebur diterpa aksi jual global, Hang Seng sukses bertahan di zona hijau terdorong oleh arus modal asing yang masuk cukup kuat. Sentimen ini diperkuat oleh geliat pasar perdana yang semarak, seiring dengan antusiasme investor terhadap kesuksesan penawaran umum perdana (IPO) berskala besar di kawasan Asia seperti Zhongji Innolight.
Dari sisi sektoral, saham-saham raksasa teknologi konsumen dan kecerdasan buatan (AI) yang berbasis di Tiongkok tampil sebagai penopang utama daya tarik bursa, di saat saham-saham cip di Tokyo dan Seoul berguguran. Laju penguatan bursa Hong Kong dipimpin oleh lonjakan minat beli pada emiten teknologi unggulan seperti NetEase yang naik 4,50% serta JD.com yang melesat 4,11%.
Selain itu, sentimen pasar juga mendapat topangan solid dari harapan adanya insentif kebijakan makroekonomi. Para pelaku pasar saat ini tengah mengantisipasi dukungan fiskal dan pelonggaran moneter lanjutan dari pertemuan Politbiro Partai Komunis Tiongkok pada minggu ini, termasuk tingginya proyeksi pemotongan rasio cadangan wajib (RRR cut) oleh Bank Sentral Tiongkok (PBOC) guna merangsang pertumbuhan ekonomi.








