IHSG Selasa Pagi Rebound 0,6% ke Level 6.662; Bursa Asia Mixed, Harga Minyak Naik Lagi

85
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (8/9), terpantau menguat 42,237 poin (0,64%) ke level 6.661,910 setelah dibuka naik ke level 6.639.511.

IHSG bergerak rebound dari koreksi 2 hari menghampiri area 4 bulan lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed di tengah tensi panas geopolitik Timur Tengah dan harga minyak dunia yang melaju, serta mencermati Wall Street yang semalam libur.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih menguat tipis 0,02% atau 4 poin ke level Rp 17.631, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya, beredar di sekitar 2 minggu terendahnya oleh rally yen Jepang ke-6 bulan tertingginya di antara pasar AS yang sepi karena libur.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.635, serta terpantau tertahan di sekitar 4 bulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 19,838 poin (0,30%) ke level 6.639.511. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,310 poin (0,20%) ke level 657,730. Pagi ini menguat 42,237 poin (0,64%) ke level 6.661,910. Sementara LQ45 terlihat naik 6,050 poin (0,92%) poin ke level 662,470.

Tercatat saat ini sebanyak 330 saham naik, 200 saham turun dan 206 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam libur Labor Day, di antara juga tensi geopolitik Iran yang berlanjut memanas dan harga minyak dunia yang meningkat. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,10%, dan Hang Seng yang turun 0,51%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound menghampiri area 4 bulan lebih tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed di tengah tensi panas geopolitik Timur Tengah dan harga minyak yang melaju, serta mencermati Wall Street yang semalam libur.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan positif menambah gain, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group