IHSG Kamis Siang Bangkit ke Level 6.464; Rebound setelah 6 Hari Terkoreksi

62
saham
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (17/9), terpantau rebound 26,757 poin (0,42%) ke level 6.463,610 setelah dibuka naik ke level 6.455.031.

IHSG bergerak bangkit setelah 6 hari terkoreksi dari sekitar 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed setelah kenaikan suku bunga the Fed dan harga minyak dunia yang agak menurun namun masih tinggi di atas $100, serta mencermati Wall Street yang semalam terkoreksi oleh the Fed yang hawkish.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,40% atau 70 poin ke level Rp 17.745, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik setelah menguat 5 hari di sesi global sebelumnya, rally ke 7 minggu tertingginya setelah kenaikan suku bunga the Fed 25 bps dan posisi the Fed yang akan hawkish.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.675, serta terpantau di sekitar area 2 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 18,178 poin (0,28%) ke level 6.455.031. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,970 poin (0,46%) ke level 649,930. Siang ini menguat 26,757 poin (0,42%) ke level 6.463,610. Sementara LQ45 terlihat naik 1,870 poin (0,29%) poin ke level 648,830.

Tercatat saat ini 374 saham naik, 234 saham turun dan 178 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,27%, dan Hang Seng yang turun 0,73%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit dari koreksi 6 hari sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed setelah kenaikan suku bunga the Fed dan harga minyak dunia yang agak menurun namun masih tinggi di atas $100, serta mencermati Wall Street yang semalam terkoreksi oleh the Fed yang hawkish.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya mempertahankan gain walau terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.712 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,371 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group