(Vibiznews – Commodity) Harga emas berjangka naik lagi pada awal perdagangan sesi AS hari Selasa, karena aksi “short covering” dan “bargain hunting” yang lebih banyak setelah kenaikan harga emas baru – baru ini. Selain itu ada sebagian permintaan safe-haven yang datang dari pasar emas, di tengah ketidakpastian dari Federal Reserve dan geopolitik.
Kurva yield treasury AS yang mendatar telah menahan kenaikan dollar AS – bahkan membuat turun – dipandang sebagai faktor lain yang memberikan dukungan terhadap kenaikan harga emas pada hari Selasa.
Emas berjangka kontrak bulan April naik $7.20 ke $1,803.80 per troy ons. Sementara perak Comex bulan Maret naik $0.642 ke $23.035 per ons.
Laporan-laporan mengatakan bahwa ada dana baru sebesar $5 miliar yang dimasukkan ke dalam pasar emas pada akhir bulan Januari. Permintaan safe-haven dan lindung nilai sehubungan dengan inflasi mendukung kenaikan dari harga metal kuning. Selain itu goyahnya pasar crypto currencies memberikan keuntungan bagi pasar emas.
Pasar saham global kebanyakan naik dalam perdagangan semalam. Namun indeks saham AS mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Pasar Cina ditutup selama liburan hari raya Imlek.
Keengganan terhadap resiko berkurang pada awal minggu ini, setelah keuntungan yang besar yang dialami oleh indeks saham AS pada hari Senin. Selain itu, sekalipun situasi perbatasan Rusia – Ukraina tetap tegang, namun ada spekulasi bahwa persoalannya tidak akan berkembang menjadi perang.
“Support” terdekat menunggu di $1,796 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,780 dan kemudian $1,755.
“Resistance” terdekat menunggu di $1,810 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,825 dan kemudian $1,835.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido


