(Vibiznews – Forex) EUR/USD terus diperdagangkan dalam rentang yang sempit di bawah 1.0200 di sekitar 1.0180 pada hari Rabu dalam jam perdagangan sesi Eropa. Data dari area Euro menunjukkan bahwa Retail Sales pada bulan Juni turun 1.2% secara basis bulanan sehingga membuat mata uang bersama Eropa ini kesulitan untuk mendapatkan permintaan.
Memasuki jam perdagangan sesi AS, EUR/USD mendapatkan tekanan bearish yang baru dan meneruskan penurunan ke sekitar 1.0156 setelah keluarnya data ekonomi dari AS yang menunjukkan bahwa aktifitas bisnis pada sektor jasa terus berkembang dengan cepat di bulan Juli sehingga memberikan dorongan bagi naiknya dollar AS.
Ketua DPR AS Nancy Pelosi akhirnya meninggalkan Taiwan pada hari Rabu pagi, menyelesaikan perjalanannya ke Asia, namun ketegangan antara AS dengan Cina tetap berlanjut. Cina berencana untuk melakukan latihan militer di sekitar Taiwan selama tiga hari ke depan dan bisa mengambil langkah – langkah selanjutnya yang bisa merusak hubungan antara Beijing dengan Washington lebih jauh.
Pasar saham mengabaikan pesimisme di Wall Street dengan indeks saham Eropa membukukan keuntungan yang menunjang saham berjangka AS, dibantu oleh komentar yang hawkish dari beberapa pejabat Federal Reserve AS yang berbeda, yang memberikan petunjuk akan tetap berlanjutnya kecepatan pengetatan yang agresif.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di 1.0130 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0105 dan kemudian 1.0070. “Resistance” terdekat menunggu di 1.0180 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0205 dan kemudian 1.0240.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.


