Rekomendasi Forex GBP/USD Mingguan 30 Oktober – 3 November 2023: Jangka Pendek Cenderung Turun?

756

(Vibiznews – Forex) GBP/USD pada jam perdagangan sesi AS hari Jumat minggu lalu, memperpanjang kenaikan ke 1.2116 dengan Poundsterling (GBP) pulih tajam terhadap dolar AS karena membaiknya sentimen pasar.

Namun outlook jangka pendek dari pasangan matauang GBP/USD tetap lemah karena perekonomian Inggris sedang menghadapi akibat dari dinaikkannya tingkat bunga lebih tinggi oleh Bank of England (BoE) ditengah inflasi konsumen yang keras kepala juga.

Aktifitas bisnis, permintaan tenaga kerja dan penjualan ritel Inggris telah turun secara signifikan karena tingginya inflasi telah menekan budget rumah tangga. Sementara itu resiko inflasi tetap persisten karena pertumbuhan upah yang kuat yang menebarkan keragu-raguan diantara partisipan pasar apakah Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak akan bisa memenuhi janjinya untuk menurunkan inflasi ke 5.4% pada akhir tahun ini.

Sentimen pasar pada hari Jumat minggu lalu membaik setelah keluar angka Personal Consumption Expenditure (PCE) price index AS bulan September.

Bureau of Economic Analysis (BEA) AS melaporkan bahwa angka inflasi AS yang diukur dari Personal Consumption Expenditure (PCE) inti AS di kuartal ketiga turun ke 2.4% dari sebelumnya di 3.7%.

Secara tahunan, inflasi PCE inti AS naik 3.7% sesuai dengan yang diperkirakan namun tetap di bawah dari kenaikan di bulan Agustus sebesar 3.9%.

Secara basis bulanan, inflasi PCE inti AS naik 0.3% pada bulan September, sesuai dengan yang diperkirakan pasar, namun lebih tinggi dari bulan Agustus di 0.1%.

Ke depannya pada minggu ini, investor akan memperhatikan dengan seksama keputusan tingkat bunga dari Bank of England (BoE) yang akan diumumkan pada hari Kamis tanggal 2 November. BoE diperkirakan secara luas akan tetap mempertahankan tingkat bunganya tidak berubah di 5.25%.

Minggu ini, walaupun keputusan tingkat bunga Federal Reserve AS (the Fed) pada hari Rabu akan menjadi event ekonomi utama, investor akan juga menaruh perhatian terhadap keputusan kebijakan moneter dari Bank of England pada hari Kamis dan Bank of Tokyo pada hari Senin.

Pada hari Rabu, selain keputusan tingkat bunga oleh the Fed, AS juga akan mempublikasikan data ADP Non-Farm Payrolls, ISM manufacturing PMI dan JOLTS job openings.

Selain itu minggu ini juga menjadi penting bagi pasar tenaga kerja AS dengan pada hari Jumat akan dirilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Oktober. Pada hari yang sama akan dipublikasikan juga data PMI Jasa dari ISM.

Support & Resistance

“Support” terdekat menunggu di 1.2100 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2050  dan kemudian 1.2000. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2140 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2200 dan kemudian 1.2250.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting.

Editor: Asido.