Saham Wall Street Pulih Sebagian Karena Data PMI Jasa AS Melambat

389
wall street

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham di Wall Street pulih sebagian dari tekanan jual selama 2 hari berturut dengan hanya 1 indeks saja yang berakhir negatif pada hari Kamis dinihari (4/4/2024).

Indeks Dow Jones yang yang masih merah dengan turun tipis 0,1% menjadi 39.127,14, namun untuk S&P 500 naik 0,1% menjadi 5.211,49 dan Nasdaq naik 0,2% menjadi 16.277,46.

Pelemahan saham Wall Street berlanjut sejak awal sesi setelah ADP merilis laporan pertumbuhan pekerjaan sektor swasta di AS yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan Maret.

Lihat: ADP Employment Change AS Bulan Maret Meningkat Tertinggi 8 Bulan

Data yang optimis diatas menambah kekhawatiran bahwa Federal Reserve dapat menunda penurunan suku bunga yang diharapkan bulan Juni.

Kemudian saham pulih sebagian merespon laporan ISM yang menunjukkan perlambatan tak terduga dalam laju pertumbuhan sektor jasa AS di bulan Maret.

Melambatnya pertumbuhan bisnis jasa di AS mengurangi kekhawatiran mengenai prospek suku bunga Fed yang dapat menunda penurunannya.

Sentimen semakin tertekan oleh pemberitaan Ketua Fed Jerome Powell menegaskan kembali dalam sambutannya di Universitas Stanford bahwa bank sentral tidak terburu-buru untuk mulai menurunkan suku bunga.

Lihat: Powell Menyatakan Waktu Penurunan Suku Bunga The Fed Belum Dapat Dipastikan

Penutupan Dow Jones yang lebih rendah sebagian disebabkan oleh anjloknya saham raksasa semikonduktor – Intel anjlok sebesar 8,2%.

Intel berada di bawah tekanan setelah melaporkan kerugian operasional sebesar $7 miliar pada bisnis manufaktur semikonduktornya pada tahun 2023, lebih besar dari kerugian operasional sebesar $5,2 miliar pada tahun sebelumnya.

Secara sektoral, saham-saham emas alami penguatan signifikan yang mendorong NYSE Arca Gold Bugs Index naik sebesar 2,3% ke level penutupan terbaiknya dalam lebih dari 10 bulan.

Penguatan yang cukup besar juga terlihat pada saham-saham perangkat keras komputer, sebagaimana tercermin dari lonjakan 2,1% pada NYSE Arca Computer Hardware Index.