IHSG Kamis Ditutup Terkoreksi Tipis ke Level 5.886; Konsolidasi setelah Rebound Kuat

102

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Kamis sore ini (11/6), terpantau terkoreksi terbatas 16,344 poin (0,28%) ke level 5.886,032 setelah dibuka turun ke level 5.899.265.

IHSG bergerak dalam rentang konsolidasi setelah 2 hari rebound kuat, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di antara serangan balasan Amerika atas Iran yang menaikkan harga minyak mentah dunia, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi signifikan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,19% atau 35 poin ke level Rp 17.985, dengan dollar AS di pasar uang Eropa mendatar setelah naik terbatas di sesi global sebelumnya; pada rentang konsolidasi 4 hari terakhir setelah sempat naik oleh menghangatnya inflasi AS yang mengangkat prospek kenaikan suku bunga the Fed.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.950, serta terpantau terkoreksi dekat dengan area rebound kuat sebelumnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah tipis 3,111 poin (0,05%) ke level 5.899.265. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,830 poin (0,14%) ke level 590,310. Siang ini IHSG melemah 112,979 poin (1,91%) ke level 5.789,397. Sementara LQ45 terlihat naik 0,28% atau 1,680 poin ke level 591,160.

IHSG kemudian mengurangi loss ke area konsolidasi dan ditutup melemah terbatas 16,344 poin (0,28%) ke level 5.886,032. Sementara LQ45 terlihat turun 1,85% atau 10,880 poin ke level 578,600. Tercatat saat ini sebanyak 265 saham naik, 419 saham turun dan 131 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang naik terbatas 0,06%, dan Hang Seng yang turun 0,62%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi setelah 2 hari rally rebound, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias melemah di antara serangan Amerika atas Iran yang menaikkan harga minyak, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi signifikan.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya di zona positif kembali, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.286 dan 6.459. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group