Rekomendasi Harga Emas 7 September 2026 : Terbebani Peningkatan Prospek Kenaikan Suku Bunga Fed

94

(Vibiznews – Commodity) Harga emas ditutup merosot pada akhir pekan hari Jumat setelah indeks dolar menguat tajam terpicu data ketenagakerjaan AS bulan Agustus yang lebih kuat dari perkiraan.

Harga emas spot ditutup merosot 0,97% pada $4.430,16 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup merosot 1,39% pada $4.476,6 per ons.

Lihat video : Harga Beli dan Buyback Emas Antam Hari ini Senin 7 September, Sama-sama Turun Rp3.000

Laporan ketenagakerjaan yang kuat tersebut juga meningkatkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan FOMC bulan ini menjadi 60%—naik dari 52% sebelum laporan dirilis—sehingga menekan harga logam mulia.

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (T-note) pada hari Jumat turut memberikan tekanan pada harga logam mulia.

Ketegangan AS-Iran kembali meningkat di akhir pekan setelah Teheran mengklaim adanya serangan baru terhadap kapal nirawak (drone boat) yang dioperasikan AS dan beberapa kapal komersial. Hal ini menambah ketegangan yang kian meluas di Selat Hormuz, menyusul serangan Washington terhadap tiga kapal tanker minyak Iran.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun terpicu meningkatnya ekspektasi kenaikan sulu bunga Fed dan meningkatnya ketegangan AS-Iran yang dapat menguatkan dolar AS.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 4.368-4.306. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.491-4.552.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 4.413-4.350. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 4.539-4.602.