Harga Kopi Arabika, Kopi Robusta, Gula dan Kakao Turun di Januari – Review Januari 2026

1397

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi Arabika, Kopi  Robusta, Gula dan Kakao semua turun pada bulan Januari – Review Januari 2026 . 

KOPI 

Harga kopi Arabika Maret turun $13.25 (-3.845%) menjadi $332.25 . Harga kopi Robusta Maret di ICE London turun $66 (1.58%) 

Summary faktor penggerak harga Kopi minggu ini 

  • Harga kopi Arabika turun dan harga kopi Robusta turun pada hari Jumat  
  • Harga kopi rata-rata  di ICO 294.32 sen per pound 
  • Persediaan Kopi Arabika di ICE  naik ke jumlah tertinggi 2 ½ bulan 
  • Persediaan kopi Robusta di ICE naik ke jumlah tertinggi 1 ¾ bulan 
  • Laporan Somar Meteorologia pada hari Senin   di Minas Gerais curah hujan  33.9 mm pada minggu ini  sampai 16 Januari atau 53% dari rata-rata 

Summary Pergerakan Harga Kopi di Januari 2026 

  • Harga kopi di Januari 2026 turun $17 atau 4.87% 
  • Harga tertinggi di 7 Januari $375 harga kopi Arabika naik ke harga tertinggi 4 minggu karena curah hujan di Brazil di bawah rata-rata. 
  • Harga terendah pada 30 Januari di $332 hujan turun secara stabil  di Minas Gerais. 

Harga kopi turun pada hari Jumat dengan harga kopi arabika ke harga terendah 5 1.2 bulan dan harga kopi Robusta turun ke harga terendah 3 ½ minggu. Harga kopi tertekan karena perkiraan hujan turun stabil di Minas Gerais, perkebunan kopi terbesar pada minggu depan 

Outlook dari pasokan kopi yang melimpah menurunkan harga Laporan dari Conab pada 4 Desember perkiraan hasil kopi Brazil 2025 dinaikkan 2.4% menjadi 56.54 juta kantong dari perkiraan September 55.20 juta kantong 

Harga kopi Robusta mengalami tekanan karena kekhawatiran melimpahnya pasokan. Pada   the Vietnam National Statistics Office melaporkan  pada 5 Januari  Ekspor Kopi Vietnam tahun 2025 melonjak  17.5% menjadi 1.58 MMT 

Harga kopi Robusta mengalami tekanan karena kekhawatiran melimpahnya pasokan. Produksi kopi Vietnam 2025/26 diperkirakan naik 6% dari tahun lalu menjadi 1.76 MMT atau 29.4 juta kantong ke tertinggi 4 tahun. 

Meningkatnya persediaan kopi Vietnam menurunkan harga. The Vietnam Coffee and Cocoa Association (Vicofa) mengatakan pada 24 Oktober    bahwa hasil kopi  di 2025/26 naik 10% dari tahun lalu jika cuaca baik 

Persediaan kopi turun sehingga menaikkan harga Persediaan Kopi Arabika di ICE   turun  ke jumlah terendah 1 ¾ tahun menjadi 398,645 kantong pada 20 Nopember sekarang naik ke jumlah tertinggi 2 ½  bulan  menjadi 461,829 kantong pada 14 Januari 

Persediaan kopi Robusta di ICE turun ke  jumlah  terendah 1 tahun  menjadi 4,012 lot pada 10 Desember tetapi sekarang naik ke tertinggi 1 ¾ bulan di 4,609 lot pada Jumat lalu 

Turunnya ekspor kopi Brazil juga menaikkan harga kopi. Cecafe melaporkan hari Senin lalu ekspor kopi hijau Brazil bulan Desember turun 18.4% menjadi 2.86 juta kantong dengan ekspor kopi Arabika turun 10% dari tahun lalu menjadi 2.6 juta kantong dan ekspor kopi Robusta turun 61% dari tahun lalu menjadi 222.147 kantong. 

Curah hujan di Brazil di bawah rata-rata di daerah produsen kopi Arabika terbesar dunia sehingga harga kopi naik. 

Laporan Somar Meteorologia pada hari Senin  lalu di Minas Gerais curah hujan 33.9  mm pada minggu ini  sampai 16 Januari atau 53% dari rata-rata 

Berita penurunan ekspor membuat harga kopi naik setelah Laporan dari the International Coffee Organization (ICO) pada 7 Nopember  bahwa ekspor kopi global   pada tahun marketing ini ( Oktober – September) turun 0.3% dari tahun lalu menjadi 138,658 juta kantong 

USDA Foreign Agricultural Service (FAS) pada 18 Desember  memperkirakan produksi kopi dunia di 2025/26 naik 2% dari tahun lalu menjadi 178,848 juta kantong.  Penurunan produksi kopi Arabika 4.7%  menjadi 95.515 juta kantong .  Produksi kopi Robusta naik 10.9% menjadi 83.333 juta kantong 

USDA Foreign Agricultural Service (FAS) memperkirakan produksi kopi Brazil 2025/26 turun 3.1%  dari tahun lalu menjadi 63 juta kantong 

Produksi kopi Robusta Vietnam  menurut FAS di 2025/26 naik 6.2% dari tahun lalu menjadi 30.8 juta kantong jumlah tertinggi 4 tahun. 

Perkiraan persediaan akhir di 2025/2di 2025/26 turun 5.4% menjadi 20.148 juta kantong dari 21.307 juta kantong di  2024/25 

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika  

Support pertama di $350 dan berikut ke $339 

Resistance pertama di $372 kemudian ke $390  

GULA 

Harga gula Maret di ICE  New York turun 43 sen (2.93%) menjadi  $14.27 . Harga gula putih Maret di ICE London turun 7.10 (1.72%)  

Summary Faktor Penggerak  Harga Gula minggu ini 

  • Harga gula di  New York dan harga gula di London turun pada hari Jumat 
  • Pasokan meningkat di pasar karena pertumbuhan yang baik dari tebu dan bit di seluruh dunia. 
  • Perkiraan surplus global yang besar di 2025/26 di pasar karena produksi naik di India dan Thailand 
  • The ISO memperkirakan  produksi gula global 2025/26 naik 3.2% 

Summary Pergerakan Harga Gula di bulan Januari 2026 

  • Harga gula  turun di Januari 2026 $0.74 atau 4.93% 
  • Harga gula tertinggi di 7 Januari  di $14.97 naik ke harga tertinggi 2 1/2 bulan karena perkiraan mengecilnya persediaan dari Brazil. 
  • Harga gula terendah pada 30 Januari di $14.27 outlook gula global surplus 

Minggu ini harga gula anjlok lanjut sampai hari Jumat sehingga harga gula di New York turun ke harga terendah 2 ½ bulan dan harga gula di London ke harga terendah 5 tahun. 

Outlook dari gula global surplus dan produksi gula meningkat menekan harga gula. Green Pool Commodity Specialists mengatakan hari Kamis mereka memperkirakan global surplus gila di 2025/26 sebesar 2.74 MMT. Dan surplus 2026/27 sebesar 156,000 MT.  

Stone X mengatakan hari Jumat perkiraan global surplus 2.9 MMT di 2025/26. 

Meningkat produksi gula global membuat harga gula turun. Pada hari Rabu, Unica  melaporkan  pada hari Rabu lalu produksi gula kumulatif  2025/26 di Brazil   di Tengah – Selatan   sampai pertengahan Desember  naik 0.9% dari tahun   lalu   menjadi 40.222 MMT. Ratio tebu yang digiling  menjadi menjadi gula naik 50.82% di 2025/26 dari 48.16% di 2024/25 

The India Sugar Mill Association (ISMA) pada hari Senin menaikkan perkiraan   output  gula India dari 1 Oktober – 15 Januari naik 22% dari tahun lalu menjadi 15.9 MMT.  

The India Sugar Mill Association (ISMA) pada  11 Nopember menaikkan perkiraan   produksi gula India menjadi 31 MMT dari perkiraan sebelumnya 30 MMT naik 18.8% dari tahun lalu. 

ISMA juga menurunkan penggunaan gula untuk produksi etanol di India menjadi  3.4 MMT dari perkiraan Juli 5 MMT   sehingga  membuat India  diijinkan untuk menaikkan ekspor. 

Harga gula turun pada awal bulan lalu karena meningkatnya ekspor gula India, setelah Sekretaris Pangan India mengatakan bahwa pemerintah mengijinkan tambahan ekspor untuk mengurangi pasokan domestik yang melimpah. Pada bulan Nopember Kementerian Pangan India  mengijinkan ekspor 1.5 MMT gula di tahun 2025/26. India memperkenalkan sistem kuota untuk mengekspor gula di 2022/23 setelah terlambatnya hujan membuat produksi berkurang membuat  terbatasnya   pasokan domestik. 

Outlook untuk gula global surplus sehingga menurunkan harga. Pada  12 Desember Covrig Analytics menaikan perkiraan global surplus untuk 2025/26 menjadi 4.7 MMT dari 4.1 MMT di Oktober.  Walaupun perkiraan Covrig 2026/27 surplus gula global akan turun menjadi 1.4 MMT, dengan turunnya harga menurunkan produksi. 

Outlook dari hasil panen gula yang mencapai rekor menurunkan harga gula di Brazil. Pada 4 Nopember Conab menaikan  perkiraan hasil gula Brazil menjadi 45 MMT dari perkiraan sebelumnya  44.5 MMT 

Outlook perkiraan mengecilnya persediaan dari Brazil merupakan faktor yang menaikkan harga. Pada 23 Desember Safras & Mercado melaporkan produksi gula Brazil di 2026/27 akan turun 3.91% menjadi 41.8 MMT dari 43.5 MMT di 2025/26 . Perusahaan itu memperkirakan ekspor gula Brazil di 2026/27 turun 11% dari tahun lalu menjadi 30 MMT. 

Harga gula turun meneruskan penurunan pada 17 Nopember ketika the International Sugar Organization (ISO) memperkirakan surplus 1.625 juta MT di 2025/26 setelah di 2024/25 defisit 2.916 juta MT. 

Menurut ISO surplus terjadi karena kenaikan produksi gula India, Thailand dan Pakistan.  

The ISO memperkirakan  produksi gula global 2025/26 naik 3.2%  menjadi 181.8 juta MT 

Pedagang gula Czarnikow pada 5 Nopember menaikkan perkiraan surplus 2025/26 menjadi 8.7 MMT naik 1.2 MMT dari perkiraan bulan September 7.5 MMT. 

Outlook produksi gula Thailand meningkat  sehingga harga gula  turun setelah Laporan dari the Thai Sugar Miller Corp pada 1 Oktober hasil gula Thailand di 2025/26 naik  5% dari tahun lalu 10.5 MMT. 

Pada 16 Desember Laporan   USDA   dalam laporan tahunan,  memperkirakan produksi  gula global di 2025/26 naik 4.6% dari tahun lalu menjadi 189,318 MMT perkiraan USDA – FAS konsumsi  gula global naik 1.4% dari tahun lalu mencapai rekor 177.921 MMT   

Perkiraan persediaan akhir gula global  turun 2.9% dari tahun lalu menjadi 41.188 MMT.  

USDA -FAS  dalam laporan tahunan,  memperkirakan produksi  gula Brazil di 2025/26 akan naik 2.3% dari tahun lalu mencapai rekor 44.7 MMT. FAS juga melaporkan produksi gula India di 2025/26 naik 25% dari tahun lalu menjadi 35.25 MMT, karena hujan turun dan perluasan area tanaman. 

FAS melaporkan produksi gula Thailand 2025/6 naik 2% menjadi 10.25 MMT. 

Analisa tehnikal untuk gula     

Support pertama di $14.40 dan berikut ke $13.80 

Resistance pertama di $15.10 dan berikut ke $ 15.60 

KAKAO 

Harga kakao Maret di ICE New York turun $12 (0.29%) menjadi $4,165 per ton. Harga kakao Maret di ICE London turun $1 (0.03%) 

Summary pergerakan harga kakao minggu ini : 

  • Harga kakao    pada penutupan pasar hari Jumat turun di New York  dan di London  
  • Panen besar akan berlangsung dengan kualitas yang baik karena cuaca yang mendukung di Afrika Barat 
  • Pemerintah Ivory Coast  melaporkan  pada hari Senin  bahwa  petani  mengirimkan   kakao ke pelabuhan Ivory Coast  dari 1 Oktober sampai 25 Januari  turun 3.2%   di tahun lalu pada periode yang sama 
  • Permintaan turun terus berlanjut sedangkan persediaan meningkat 
  • Summary pergerakan harga kakao bulan Januari 
  • Harga kakao di Januari  2026 turun $17 atau 4.87% 
  • Harga kakao tertinggi pada 7 Januari 2026 di $6,072  Harga kakao naik   karena perkiraan  indeks yang berhubungan dengan kakao akan melakukan pembelian karena kakao berjangka telah dimasukkan  ke  the Bloomberg  Commodity Index (BCOM) . Menurut Citi Group masuknya kakao berjangka di BCOM maka BCOM akan membeli kakao di ICE New York sebesar $2 milyar   
  • Harga kakao terendah pada 28 Januari $4,150 melimpahnya persediaan global 

Harga kakao melanjutkan penurunan bulanan pada hari Jumat dengan harga kakao di New York mencapai harga terendah 2 ¼ tahun dan harga kakao  di London turun mencapai harga terendah 2 ½ tahun. 

Melimpahnya persediaan global memberi tekanan pada harga kakao. Stone X pada hari Kamis memperkirakan surplus kakao global sebesar 287,000 MT di 2025/26 dan 267,000 MT di 2026/27. 

Jumat lalu   International Cocoa Organization melaporkan persediaan kakao global 2024/25 naik 4.2% dari tahun lalu menjadi 1.1 MMT 

Kekhawatiran akan permintaan menekan harga kakao setelah konsumen tidak membeli di harga coklat yang tinggi. Pada hari Rabu Barry Callebaut AG, pabrik pembuat  coklat terbesar dunia melaporkan volume penjualan turun 22% pada divisi kakao pada kuartal yang berakhir 30 Nopember, karena permintaan pasar negatif  dan prioritas kepada volume pendapatan di segmen yang lebih tinggi di kakao. 

Permintaan kakao global tetap lesu, sehingga menekan harga. 

  • The European Cocoa Association melaporkan 15 Januari  kakao  yang  digiling pada Q4 di Eropa turun 8.3% dari tahun lalu menjadi 304,470 MT . Penurunan terbesar dari perkiraan turun 2.9% dari tahun lalu dan terendah di Q4 dalam  12 tahun. 
  • The Cocoa Association of Asia melaporkan pada hari Jumat lalau  kakao  yang digiling di Q4 di Asia turun 4.8% dari tahun lalu menjadi 197,022 MT   
  • The National Confectioners Association  melaporkan  bahwa  kakao  yang  digiling  di Amerika Utara pada Q3  naik   hanya 0.3%  dari tahun  lalu menjadi 103,117 MT 

Setelah   ICE mengatakan bahwa  jumlah persediaan kakao di pelabuhan AS turun  ke jumlah terendah 10 1/2 bulan  menjadi 1,626,105  kantong pada 26 Desember. Persediaan naik membuat harga kakao turun menjadi ke jumlah tertinggi  2 ½  bulan  di 1,775,219 kantong pada hari Kamis 

Cuaca yang membaik di Afrika Barat diperkirakan akan menaikkan hasil dan persediaan yang akan menurunkan harga. Tropical General Investmen Group mengatakan   kondisi yang bagus untuk pertumbuhan di Afrika Barat akan menaikkan hasil panen di Februari – Maret di Ivory Coast dan Ghana, setelah laporan petani buah kakao yang besar dan sehat dibanding tahun lalu di periode yang sama. 

Pabrik coklat Mondelez International  mengatakan   bahwa hasil panen  buah kakao terakhir di Afrika Barat naik 7% diatas rata-rata 5 tahun dan naik dari tahun lalu. Panen utama mulai berlangsung di Ivory Coast dan petani optimis kualitas kakao baik. 

Dari segi positif , Produsen kakao di Afrika Barat menyimpan kakao karena harga kakao rendah. Pemerintah Ivory Coast melaporkan pada hari Senin bahwa petani mengirimkan kakao ke pelabuhan Ivory Coast  1.20 MMT dari 1 Oktober sampai 25 Januari  turun 3.2% dari 1.24 MMT di tahun lalu pada periode yang sama 

Pasokan yang lebih sedikit dari Nigeria menaikkan harga kakao . Ekspor kakao Nopember  Nigeria  turun 7%  dari tahun lalu menjadi 35,203 MT 

Nigeria Cocoa Association  memperkirakan produksi    kakao Nigeria  di tahun  2025/26 turun 11% dari tahun lalu menjadi 305,000 MT  dari perkiraan sebelumnya  344,000 MT di 2024/25. 

Pada 28 Nopember the International Cocoa Organization (ICCO) memotong perkiraan surplus 2024/25 menjadi 49,000 MT dari perkiraan sebelumnya 142,000 MT. Juga menurunkan produksi kakao 2024/25 menjadi 4.69 MMT dari 4.84 MMT sebelumnya. 

Rabobank pada hari Selasa lalu menurunkan perkiraan surplus kakao global menjadi 250,000 MT dari perkiraan Nopember 328,000 MT. 

Pada 30 Mei  the International Cocoa Organization (ICCO)  memperbaiki  perkiraan   persediaan kakao global 2023/24 defisit 494,000 MT   defisit terbesar lebih dari 60 tahun. ICCO mengatakan produksi 2023/24 turun 12.9% dari tahun lalu menjadi 4.368 MMT 

Pada 19 Desember ICCO memperkirakan surplus kakao global di 2024/25 sebesar 49,000 MT, membuat surplus pertama selama 4 tahun. ICCO juga mengatakan produksi kakao global 2024/25 naik 7.4% dari tahun lalu menjadi 4.69 MMT
 

Analisa tehnikal untuk kakao di New York  

Support pertama di $4,060 dan berikut ke $3,720 

Resistance pertama di $4,490 dan berikut ke $5,180 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting