Forex GBPUSD 5 Maret 2026: Berita Terbaru dari Iran Meredakan Sentimen

112
iran

(Vibiznews-Forex) – Poundsterling dalam pair GBPUSD yang sempat terpukul ke posisi 1.32 berusaha bangkit meninggalkan posisi terendah dalam 3 bulan pada perdagangan forex Eropa hari Kamis (4/3/2026) di tengah pemberitaan potensi meredanya ketegangan di Timur Tengah.

Sebuah media berbahasa Arab melaporkan  Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengatakan bahwa Iran siap untuk meninggalkan program nuklirnya dengan syarat Amerika Serikat memberikan tawaran alternatif yang menguntungkan.

Berita tersebut berpotensi meredakan kekhawatiran pasar akan eskalasi perang Iran dan mengurangi permintaan aset safe haven yang membebani posisi dolar AS.  Terpantau posisi dolar AS secara indeks sedang meluncur menuju posisi pembukaan sesi Asia.

Sebelumnya poundsterling tertekan terhadap dolar AS di tengah kekhawatiran bahwa perekonomian Inggris dapat menghadapi risiko stagflasi karena harga minyak mentah yang lebih tinggi, suatu situasi di mana inflasi meningkat sementara pertumbuhan ekonomi dan kondisi lapangan kerja tetap stagnan.

Perang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran, yang telah mengganggu rantai pasokan minyak global dengan menutup Selat Hormuz yang mendorong kenaikan harga energi.

Mengingat Inggris mengimpor sebagian besar energi untuk memenuhi kebutuhannya, kenaikan harga energi dapat memicu tekanan inflasi yang sudah berada di atas target 2% Bank of England (BoE) untuk jangka waktu yang lama.

Secara teknikal, pair berusaha naik kembali menuju area resistennya  dan  menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi melanjutkan kekuatan sesi sebelumnya.

Kini pair berada di posisi 1.3350 yang mendaki menuju  1.3413, jika tembus lanjut  ke resisten lemahnya di R2.

Namun jika tidak sampai tembus 1.3380 akan berbalik arah dan  turun menuju posisi  1.3305 sebelum lanjut turun menuju support lemahnya di S2.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1,3514 1,3463 1,3413 1.3358 1.3314 1.3260 1.3218