(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (4/5), terpantau rebound signifikan 98,196 poin (1,41%) ke level 7.055,000 setelah dibuka naik ke level 7.011.120.
IHSG bergerak rebound dari posisi 9 bulan terendahnya searah regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias menguat dengan Kospi mencetak rekor, di tengah turunnya harga minyak mentah oleh rilis “Project Freedom” dari AS yang akan membuka Selat Hormuz untuk pasokan bisnis, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan dua indeksnya membukukan rekor baru.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini flat 0,00% atau 0 poin ke level Rp 17.373, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun tipis setelah rebound terbatas di sesi global sebelumnya; tertahan pergerakannya di tengah investor mencermati pernyataan Trump untuk membebaskan kapal-kapal pengangkut minyak melewati Selat Hormuz.
Rupiah melandai dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.373, serta terpantau bertahan pada sekitar rekor terlemah sebelumnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 54,316 poin (0,78%) ke level 7.011.120. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,220 poin (0,33%) ke level 671,560. Pagi ini IHSG menguat 98,196 poin (1,41%) ke level 7.055,000. Sementara LQ45 terlihat naik 1,23% atau 8,260 poin ke level 677,600.
Tercatat saat ini sebanyak 421 saham naik, 176 saham turun dan 138 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada akhir pekan lalu dengan dua indeks acuannya membukukan rekor baru, ditopang oleh laporan keuangan yang kuat dari saham sektor teknologi. Dow Jones berakhir turun 0,31%, S&P 500 menguat 0,29%, serta Nasdaq menanjak 0,89%. S&P 500 dan Nasdaq membukukan rekor tertinggi baru. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,37%, dan Hang Seng yang menanjak 1,82%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound signifikan dari 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat dengan Kospi mencetak rekor, di tengah turunnya harga minyak mentah oleh rilis “Project Freedom” dari AS, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan membukukan rekor baru.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan berkisar di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.230 dan 7.578. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,838 dan bila tembus ke level 6,745.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



