Harga Karet Turun Menguatnya Kurs Yen Jepang

594

(Vibiznews – Commodity) – Harga karet turun pada penutupan pasar hari Rabu, karena turunnya penjualan kendaraan dari pembeli terbesar Cina, sehingga permintaan material berkurang, juga penguatan Yen terhadap USD, sehingga memicu penjualan.

Harga karet April di Osaka Exchange ditutup turun 1.3 yen atau 0.6% menjadi 220.2 yen ($2.0 ) per kg.

Penjualan kendaraan bermotor di Cina berkurang karena turunnya pertumbuhan ekonomi di Cina. Penjualan kendaraan bermotor di Cina di bulan Oktober turun untuk ke 6 bulan berturut-turut, turun sebesar 9.4% dari tahun lalu, dan berpengaruh kepada produksi perlengkapan kendaraan.

OSE juga mendapat tekanan karena harga di Jepang lebih mahal dari harga di Shanghai karena menguatnya Kurs Yen terhadap dolar.

Harga karet Januari di Shanghai Futures Exchange naik 110 yuan dan ditutup 14,080 yuan ($2,203) per ton.

Kurs dolar melemah pada hari Selasa di 112,73 yen, mencapai kurs yang terendah sejak Oktober 2011. Menguatnya yen membuat harga karet di Jepang lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Harga karet Desember di SICOM Exchange, Singapore, naik 0.2% menjadi 169.4 sen dolar per kg.

Analisa tehnikal untuk karet dengan support pertama di 202.44 yen berikut ke 197.07 yen sedangkan resistant pertama di 223.67 yen dan berikut ke 229.04 yen

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here