Harga Minyak Sawit Naik, Meningkatnya Ekspor Di awal Nopember

652
minyak sawit

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit naik pada penutupan pasar hari Rabu setelah Laporan dari The Malaysian Palm Oil Board (MPOB),   meningkatnya ekspor Malaysia di Awal Nopember, dan meningkatnya harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade dan di Bursa Dalian.

Harga minyak sawit Januari pada hari Rabu di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik 131 ringgit atau 2.73% menjadi 4,923 ringgit ($1.185.84) per ton

Laporan bulanan dari the Malaysian Palm Oil Board (MPOB) sesuai dengan perkiraan :

  • Persediaan minyak sawit akhir Oktober naik 4.42% dari bulan lalu menjadi 1.83 juta ton.
  • Produksi CPO meningkat 1.3% dari bulan lalu menjadi 1.73 juta ton
  • Ekspor minyak sawit meningkat 12.03% menjadi 1.42 juta ton.

Ekspor minyak sawit Malaysia dari 1 – 10 Nopember naik antara 8% – 8.7% dari bulan lalu pada tanggal yang sama menurut cargo Surveyor.

Harga kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) pada hari Selasa naik setelah Laporan WASDE dari USDA mengurangi perkiraan dari hasil kedelai domestik, membuat pedagang terkejut karena diluar perkiraan yang seharusnya naik.

Harga minyak kedelai di Bursa Dalian naik 1.9% sementara harga minyak sawit naik 2.6% sedangkan harga minyak kedelai di CBOT juga naik 0.7%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama 4,850 ringgit lanjut ke 4.740 ringgit sedangkan resistant pertama di 5,090 ringgit kemudian ke 5,220 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here