(Vibiznews – Commodity) Harga emas diperdagangkan turun pada awal perdagangan sesi AS hari Senin karena berbalik menguatnya dollar AS pada permulaan minggu perdagangan yang baru. Selain itu naiknya yields obligasi pemerintah AS baru – baru ini juga menjadi faktor negatip yang menekan turun harga emas.
Emas berjangka kontrak bulan Desember turun $11.60 ke $1,739.50 per troy ons. Sementara perak berjangka Comex bulan Desember turun $0.347 ke $20.655 per ons.
Pasar saham global kebanyakan turun dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah turun pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai. Keengganan terhadap resiko meningkat memulai minggu perdagangan yang baru yang pendek di AS karena ada liburan Thanksgiving pada hari Kamis.
Cina telah mencatat kematian yang pertama dalam enam bulan sementara berjuang menghadapi naiknya kasus Covid dan lockdown. Laporan – laporan mengatakan bahwa infeksi di Beijing telah meningkat dua kali lipat beberapa hari terakhir ini.
Berita dari Cina ini telah membuat pasar komoditi dan saham berada di bawah tekanan turun karena kekuatiran permintaan global.
Hal kunci di luar pasar emas adalah naiknya indeks dollar AS dengan tajam dan harga minyak mentah Nymex yang melemah dan diperdagangkan di sekitar $79.75 per barel.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di $1,727 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,700 dan kemudian $1,677.
“Resistance” terdekat menunggu di $1,786 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,791 dan kemudian $1,800.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido


