(Vibiznews – Forex) GBP/USD memperpanjang rally hariannya dan naik ke arah 1.2400 di sekitar 1.2391 pada jam perdagangan sesi AS hari Senin. Dolar AS terus melemah menghadapi rival – rivalnya setelah keluarnya data PMI Manufaktur oleh ISM. Selain itu, lingkungan pasar yang positip terhadap resiko kelihatannya memberikan dorongan naik tambahan terhadap pasangan matauang ini.
ISM mengatakan bahwa Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur AS bulan Maret jatuh mendalam ke teritori kontraksi, jatuh ke 46.3%, turun dari angka bulan Februari di 47.7%. Angka ini juga lebih rendah daripada yang diperkirakan oleh para ekonom di 47.5%. Laporan dari ISM ini menunjukkan bahwa aktifitas sektor manufaktur AS pada bulan Maret berada pada titik terendah sejak bulan Juni 202, ketika ekonomi global turun dan berhenti karena pandemik Covid – 19.
GBP/USD memulai minggu perdagangan yang baru dengan berada di bawah tekanan bearish dan turun ke bahwa 1.2300 sebelum akhirnya berhasil rebound pada jam perdagangan sesi Eropa pagi hari. Namun selanjutnya pasangan matauang ini berhasil memperoleh kembali daya tariknya dengan membaiknya sentimen pasar pada jam perdagangan sesi AS malam hari.
Awalnya, memulai pembukaan perdagangan pada minggu yang baru, para investor prihatin mengenai kenaikan tajam dari harga minyak mentah yang akan bisa menyebabkan inflasi karena energi menjadi tetap tinggi.
OPEC+ mengejutkan pasar pada akhir minggu lalu dengan mengumumkan akan memangkas produksi kolektif lebih jauh sekitar 1.66 juta barel per hari dari bulan Mei sampai dengan bulan Desember 2023.
Pemangkasan produksi ini akan bisa membuat harga minyak mentah naik mendekati $100 per barel karena permintaan dari pembukaan kembali aktifitas bisnis di Cina dan karena Rusia telah memangkas produksinya disebabkan sanksi dari Barat. Pemangkasan produksi minyak mentah yang dramatis ini hanya akan menambah tekanan dari inflasi global yang telah mencekik selama ini.
Pemangkasan produksi minyak mentah OPEC ini juga akan meningkatkan inflasi lebih tinggi pada bulan – bulan yang akan datang yang bisa membuat para bank sentral terpaksa haru mempertahankan tingkat bunga yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di 1.2300 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2260 dan kemudian 1.2200. “Resistance” terdekat menunggu di 1.2420 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2450 dan kemudian 1.2600.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.


