(Vibiznews-Forex) – Posisi aussie dolar dalam pair AUDUSD mundur dari kisaran tertinggi empat tahun pada perdagangan forex sesi Eropa hari Selasa (21/4/2026).
Dolar Australia merosot karena investor fokus pada meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi bahwa gencatan senjata dua minggu antara Washington dan Teheran akan berakhir pada Rabu malam, sementara Wakil Presiden AS JD Vance dan delegasi Iran dijadwalkan tiba di Pakistan hari ini untuk pembicaraan perdamaian.
Di Australia, pasar tenaga kerja yang tangguh telah memperkuat taruhan pengetatan, dengan pasar memperkirakan peluang 75% bahwa Bank Sentral akan menaikkan suku bunga bulan depan.
Secara teknikal pair sudah meluncur menuju posisi support dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD akan berbalik naik kembali ke resistennya.
Kini pair berada di 0.7148 yang turun menuju posisi 0.7132 dan jika tembus lanjut ke support lemahnya di S2.
Namun jika tidak sampai ke 0.7140, pair berpotensi naik menuju posisi 0.7182 dan jika tembus akan berlanjut ke posisi resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7265 | 0,7222 | 0,7198 | 0,7156 | 0,7132 | 0,7090 | 0,7066 |



