IHSG Selasa Ditutup Melemah 0,5% ke Level 7.559; Regional Berakhir Menguat, Harapan Resolusi Perang

122
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (21/4), terpantau melemah 34,731 poin (0,46%) ke level 7.559,380 setelah dibuka turun ke level 7.543.469.

IHSG bergerak terkoreksi ke sekitar seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat dengan Kospi mencetak rekor, di tengah harapan investor akan tercapainya resolusi atas konflik Timur Tengah walaupun tensi masih tinggi, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,15% atau 25 poin ke level Rp 17.140, dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah melemah di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit dari koreksi di tengah masih optimisnya investor atas kemungkinan deal dalam kesepakatan perang Iran, serta investor melepas dollar sebagai safe haven.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.165, serta terpantau rebound dari level rekor terendahnya yang terakhir.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 50,642 poin (0,67%) ke level 7.543.469. Sedangkan indeks LQ45 turun 7,000 poin (0,93%) ke level 748,850. Sore ini IHSG melemah 44,704 poin (0,59%) ke level 7.549,407. Sementara LQ45 terlihat turun 1,64% atau 12,360 poin ke level 743,490.

IHSG kemudian bertahan melandai di zona merah dan ditutup melemah 34,731 poin (0,46%) ke level 7.559,380. Sementara LQ45 terlihat turun 1,39% atau 10,520 poin ke level 745,330. Tercatat saat ini sebanyak 386 saham naik, 264 saham turun dan 168 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,89%, dan Hang Seng yang naik 0,48%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam koreksi ke seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed bias menguat di tengah harapan investor akan tercapainya resolusi atas konflik Timur Tengah walaupun tensi masih tinggi, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya kembali rentang konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.898 dan 8.247. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,118 dan bila tembus ke level 7,019.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group