IHSG Kamis Pagi Melemah 0.7% ke Level 7.486; Bursa Asia Dibuka Mixed, Kospi Nikkei Cetak Rekor

92

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (23/4), terpantau melemah 55,197 poin (0,73%) ke level 7.486,415 setelah dibuka naik ke level 7.555.242.

IHSG bergerak di dua zona lalu terkoreksi ke 1,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed dengan Kospi dan Nikkei mencetak rekor lalu terkoreksi, di antara harapan dari perpanjangan gencatan senjata perang Iran walau berselimutkan ketidakpastian, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam gain yang signifikan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini flat dengan melemah tipis 0,02% atau 4 poin ke level Rp 17.174, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; rally bertahap ke 1,5 minggu tertingginya di tengah ketidakpastian negosiasi perang Iran yang menekan sentimen risiko investor dan kembali mengangkat dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.170, serta terpantau tetap di sekitar level rekor terendahnya yang terakhir.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 13,630 poin (0,18%) ke level 7.555.242. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,410 poin (0,19%) ke level 737,380. Pagi ini IHSG melemah 55,197 poin (0,73%) ke level 7.486,415. Sementara LQ45 terlihat turun 0,83% atau 6,080 poin ke level 729,890.

Tercatat saat ini sebanyak 254 saham naik, 385 saham turun dan 184 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya dalam gain di tengah harapan resolusi dari perpanjangan gencatan senjata. Dow Jones berakhir naik 0,69%, S&P 500 menguat 1,05%, serta Nasdaq menanjak 1,64%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,06%, dan Hang Seng yang turun 0,95%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi di hari keempat ke 1,5 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed dengan Kospi dan Nikkei mencetak rekor lalu terkoreksi, di antara harapan dari perpanjangan gencatan senjata perang Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan terbatas pergerakannya dalam bias negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.898 dan 8.247. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,118 dan bila tembus ke level 7,019.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group