(Vibiznews – Commodity) Harga perak antam merosot pada hari ini Jumat, 24 Juli 2026, mengikuti kemerosotan harga perak dunia.
Harga perak antam hari ini Jumat 24 Juli 2026, merosot Rp1.500 menjadi Rp38.550/gram.
Sebelumnya, harga perak antam hari Kamis 23 Juli 2026, naik Rp250 menjadi Rp40.050/gram.
Harga perak berakhir merosot pada hari Kamis, tertekan penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi AS dan Eropa.
Harga perak spot berakhir merosot 3,44% pada $57,65.
Harga perak berjangka AS kontrak September 2026 ditutup merosot 3,72% pada $58,05.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 10 tahun naik sebesar +4 basis poin dan mencatatkan rekor tertinggi baru dalam 1,5 tahun di tengah lonjakan harga minyak lebih dari +6% pada hari Kamis.
Imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10 tahun sedikit naik ke level tertinggi baru dalam 15 tahun, yang menunjukkan dampak kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi
Namun, harga logam mulia memiliki dukungan aset aman setelah Houthi yang didukung Iran menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi, menyebarkan konflik Iran ke Laut Merah dan mengancam gangguan tambahan pada transportasi minyak global.
Kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah, memperluas gangguan minyak di luar Selat Hormuz dan mengancam pengiriman minyak di Laut Merah. Presiden Trump menanggapi dengan mengatakan bahwa ia akan meminta pertanggungjawaban Iran atas serangan Houthi.
Sementara itu, AS dan Iran saling melancarkan serangan selama 12 hari berturut-turut, dan AS mempertahankan blokade pengiriman minyak Iran di Teluk Persia.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak turun jika penguatan dolar AS dan harga minyak terjadi terpicu konflik militer AS-Iran, yang memicu prospek kenaikan inflasi dan suku bunga.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $56,47-$55,30. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $59,44-$61,24.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $56,79-$55,54. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $59,83-$61,62.








