Rekomendasi Forex Dolar AS 10 September 2026 : Dapat Naik Terdukung Kenaikan Harga Minyak dan Data PPI

45

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS pulih dari level terendah dalam 2,5 minggu dan berakhir pada hari Rabu, terdukung kenaikan harga minyak.

Indeks dolar AS ditutup naik 0,03% pada 98,81.

Harga minyak mentah WTI melonjak +3% ke level tertinggi dalam 3,25 bulan, yang mendorong ekspektasi inflasi dan berpotensi mendorong The Fed untuk memperketat kebijakan moneter.

Selain itu, aksi *short covering* pada dolar terjadi pada hari Rabu setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan akan membeli surat utang pemerintah AS jangka panjang senilai $6 miliar pada hari Kamis—angka yang berada di bawah perkiraan sebesar $10 miliar.

Ditambah lagi, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam 2,75 tahun sebesar 4,85% pada hari Rabu telah memperkuat selisih suku bunga dolar.

Dolar sempat bergerak turun pada hari Rabu di tengah menguatnya yen, setelah Menteri Keuangan AS Bessent menantang para pedagang untuk menguji tekadnya dalam memperkuat yen.

Pasar memperhitungkan adanya probabilitas sebesar 61% untuk kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya, tanggal 15-16 September.

Malam nanti akan dirilis data PPI Agustus AS dan Core PPI Agustus AS, yang keduanya diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik terdukung kenaikan harga minyak. Juga jika data PPI Agustus AS dan Core PPI Agustus AS terealisir naik, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 98,63-98,45. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 98,94-99,07.