Harga Karet Di TOCOM Naik, Persediaan Karet Turun

2448
karet

(Vibiznews – Commodity) – Walaupun harga karet sempat mengalami penurunan karena permintaan berkurang akibat wabah virus corona di Cina, namun harga karet kembali ditutup naik karena persediaan karet berkurang akibat masa-masa petani berhenti melakukan penyadapan untuk menjaga supaya tanaman karet dapat menghasilkan getah karet yang baik, pada saat periode penyadapan.

Harga karet di TOCOM melanjutkan penurunan dari minggu lalu karena meningkatnya penularan coronavirus diluar Cina mempengaruhi permintaan. Harga karet Agustus mencapai lima bulan terendah di 160.1 yen per kg pada perdagangan pagi hari. Walaupun demikian harga karet Agustus di TOCOM dtutup naik 1.1% menjadi 174 yen karena persediaan global sedikit.

Harga karet  RSS-3 di Thailand turun $3.61 menjadi $158.80 per 100 kg. Harga karet di Malaysia SMR-20 turun $1.64 menjadi $130.70 per 100 kg.

Harga karet di Indian Commodity Exchange ditutup naik 0.6% menjadi 13,300 rupees per 100 kg, karena para trader melakukan pembelian ketika harga mencapai terendah tiga minggu di 13,200 rupees per 100 kg.

Pada bulan Januari – Maret adalah periode dimana petani karet berhenti melakukan penyadapan sehingga persediaan getah karet  langka.

Perkebunan karet  Di Thailand mendekati periode berhenti penyadapan  sehingga harga getah karet meningkat, dan harga per cangkir terus meningkat.

Sekalipun harga getah karet dan lembaran karet meningkat, namun pabrik – pabrik ban  belum melakukan pembelian karet akibat wabah virus Corona.

Pabrik-pabrik  ban karet di Cina yang beroperasi hanya 33.16%  dan pabrik roda kendaraan hanya 37.02%.  Sampai pertengahan Maret ini produksi ban di Cina sudah tidak berjalan penuh selama 1 ½ bulan, sudah ada barang jadi yang seharusnya di antar ke gudang namun juga mengalami kesulitan dikirim karena tidak ada pengemudi angkutan.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here