(Vibiznews – Forex) EUR/USD turun kebawah 1.18 dengan dolar AS tetap kuat ditengah naiknya ketegangan AS dengan Cina dan ketakutan akan Brexit yang tanpa kesepakatan. Data zona Euro yang bervariasi dan ekspektasi bahwa European Central Bank (ECB) akan bersikap “dovish” membebani matauang bersama Eropa.
EUR/USD melanjutkan penurunannya setelah turun lima kali berturut-turut dengan meningkatnya permintaan akan dolar AS karena naiknya ketegangan antara Amerika Serikat dengan Cina. Amerika Serikat dikabarkan sedang mempertimbangkan melarang sebagian atau keseluruhan produk yang dibuat dengan kapas dari provinsi Xinjiang Cina.
Sementara itu, menjelang pertemuan kebijakan moneter ECB pada hari Kamis, pasar memperkirakan bank sentral Eropa ini akan bersikap “dovish” dengan meng-assess ulang pemulihan ekonomi di Eropa sambil memperhatikan dengan seksama perubahan kondisi moneter dan level nilai tukar euro dengan dolar AS.
GDP zona Euro kuartal kedua muncul sedikit lebih baik daripada yang diperkirakan, turun 11.8% dari kuartal pertama dan turun 14.7% secara tahunan.
Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.1750 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1700 dan kemudian 1.1680. Sementara kenaikannya kembali akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.1840 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1880 dan kemudian 1.1925.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



