Kurs poundsterling Inggris perdagangan sesi Eropa hari Jumat (9/9) masih mampu pertahankan rebound di awal sesi Asia meski sempat alami tekanan di awal sesi Eropa oleh buruknya data ekonomi negara euro. Namun bangkit kembali merespon data neraca perdagangan Inggris bulan Juli yang alami perbaikan.
Kantor statistik nasional Inggris (ONS) melaporkan defisit perdagangan luar negeri negara tersebut berkurang pada bulan Juli dari periode sebelumnya. Perbaikan ini disebabkan sedikit meningkatnya ekspor negeri tersebut dan sekaligus menambah jajaran data ekonomi yang menunjukkan kondisi lebih baik dari proyeksi awal pasca Brexit.
Pergerakan kurs pound di sesi Eropa (11:00:35 GMT) menguat terhadap dollar AS, setelah dibuka lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya pada 1.3297 di awal perdagangan sesi Asia (00.00 GMT), kurs pound naik 18 pips dan pair bergulir berada pada posisi 1.3315
Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika yang berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD lanjut naik ke kisaran 1.3340- 1.3395. Namun jika tidak mencapai kisaran tersebut dan terjadi koreksi akan turun ke kisaran 1.3277-1.3220.
Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang



